Kembali ke Deklarasi Djuanda Pilihan

Selasa, 20 Desember 2022 11:43
(4 pemilihan)

Masyarakat Garis Depan Nusantara menyelenggarakan seminar hybrid dengan tema “Sebuah refleksi syukur mengkhimadti 65 Deklarasi Djuanda sebagai sebuah arah navigasi berbangsa”, di Gedung Indonesia Menggugat, Sabtu, 17 Desember 2022.

Seminar itu merupakan kolaborasi Masyarakat Garis Depan Nusantara, Wanadri, Rumah Nusantara, Gedung Indonesia Menggugat, Universitas Padjadjaran, Komite Pemulihan Ekonomi Daerah, dan Jabar TVCC

Ipong Witono dari Masyarakat Garis Depan Nusantara menjelaskan bahwa Deklarasi Djuanda dapat dijadikan panduan kehidupan berbangsa dari berbagai aspek, antara lain; sosial, budaya, politik, pertahanan keamanan, ekonomi dan ilmu pengetahuan. Melihat keragaman, keunikan dan posisi strategis Indonesia sebagai negara kepulauan. Di mana Indonesia melalui kekayaan bahari bisa menjadi pendulum kesejahteraan bagi warga bangsa sesuai cita-cita Proklamasi.

“Sudah saatnya wacana Hari Deklarasi Djuanda mewujud mengganti Hari Nusantara yang selama ini diperingati bersama. Penggantian tersebut diharapkan agar semua warga bangsa lebih memahami arti Wawasan Nusantara dalam kehidupan berbangsa. Kembali kepada jati diri bangsa,” imbau Ipong Witono.

Ekspedisi Nusantara

Dalam pengantar dialog, Ipong Witono menguraikan ekspedisi pulau-pulau terdepan, yang bisa disimak di link https://inharmonia.co/index.php/component/k2/kumpulan-presentasi/ekspedisi-pulau-pulau-terdepan-nkri.

Ada pun nara sumber pada seminar tersebut adalah Sarwono Kusumaatmadja (Menteri Eksploitasi Kelautan RI 1999-2001), Laksamana Muda (Purn) Soleman B. Ponto (Kepala BAIS TNI 2011-2013), Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan), Rhodial Huda (Wakil Bupati Natuna), Yudi Nurul Ihsan (Dekan Perikanan & Ilmu Kelautan Universitas Pajajaran). Seminar itu dimoderatori oleh Aat Soeratin  dari Wanadri.

Sarwono menjelaskan tentang “Wawasan Nusantara sebagai Modal Dasar Pengendalian Perubahan Iklim di Indonesia” yang bisa disimak di link https://inharmonia.co/index.php/component/k2/kumpulan-presentasi/wawasan-nusantara-sebagai-modal-dasar-pengendalian-perubahan-iklim-di-indonesia . Sedangkan Yudi Nurul Ihsan memaparkan masalah “Fisheries and Marine as a Development Capital” yang dapat disimak di link https://inharmonia.co/index.php/component/k2/kumpulan-presentasi/fisheries-and-marine-as-a-development-capital .

Untuk melengkapi materi seminar itu, silakan simak “Deklarasi Djuanda dan Proses Pengakuan Kedaulatan Indonesia Sebagai Negara Kepulauan” silakan simak di link https://www.youtube.com/watch?v=RAnv-uPUlDI (MRE).***

Baca 297 kali Terakhir diubah pada Selasa, 20 Desember 2022 11:48
Bagikan: