Doa Bersama Jabar Hattrick di PON 2024 Pilihan

Jumat, 29 Maret 2024 12:50
(7 pemilihan)

KH Zainal Mustafa, Pimpinan Masjid Raya Bandung memimpin doa bersama agar atlet-atlet olahraga Jawa Barat berhasil menjadi Juara Umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON), yang akan diselenggarakan di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, 8-20 September 2024.

Doa bersama itu diselenggarakan di Youth Centre Sport Arcamanik, Bandung, 26 Maret 2024, diikuti oleh para atlet, pelatih, dan mekanik yang akan berlaga pada PON 2024, dengan difasilitasi oleh KONI Jabar.

Doa bersama ini adalah bukti ikhtiar dari seluruh olahragawan Jabar untuk menjadi juara umum lagi pada arena PON 2024, sehingga akan terwujud Jabar Hattrick. Doa bersama yang dipimpin KH Zainal Mustafa dan dihadiri oleh Pj Gubernur Jabar Bey T Machmudin itu merupakan dukungan dan harapan masyarakat Jabar, agar Jabar Hattrick terwujud. Kegiatan yang serupa, mungkin dilakukan pleh provinsi-provinsi yang lain di Indonesia.

Bukan perkara yang mudah

Ketua KONI Jabar, Prof. Dr. M Budiana mengingatkan bahwa bukan perkara yang mudah untuk mewujudkan Jabar Hattick pada PON 2024. Penjelasan lengkap tentang “Menuju Jabar Hattrik PON 2024”, dapat disimak pada Podcast TVRI Jabar

Perlu dicatat, PON adalah arena perlombaan tertinggi di Indonesia. Semua atlet di seluruh provinsi di Indonesia juga ingin menang dan meraih medali emas. Memang arena PON adalah arena seluruh atlet terbaik di Indonesia berlomba-lomba menjadi yang atlet yang terbaik, dengan meraik medali emas di PON.

 

Untuk menjadi hattrick, Jabar yang menjadi juara umum pada PON 2016 dan PON 2021, harus menjadi juara umum lagi pada PON 2024. Pesaing utama Jabar adalah DKI Jakarta dan Jatim. Pada PON Jabar, Jatim pada peringkat kedua, sedangkan pada PON Papua DKI Jakarta menjadi peringkat kedua (lihat tabel).

Namun yang harus diperhitungkan oleh Jabar dan provinsi lain yang ingin menjadi juara umum  pada PON 2024 adalah kekuatan dari seluruh provinsi di Indonesia, khususnya dari tuan rumah yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Harus dicatat, bahwa setiap tuan rumah selalu mendapat kemudahan, terutama dalam mengikuti seluruh pertandingan di arena PON. Perlu disimak, pengalaman PON Papua, Papua berhasil meraih posisi ke empat. Kemungkinan besar, Aceh dan Sumatera Utara akan berhasil menduduki klasemen 10 besar, pada PON 2024.

Dan yang terpenting, PON 2024 merupakan PON yang istimewa, karena jumlah cabang olahraga (cabor) yang ikut PON menjadi sebanyak 65 cabor, sebelumnya pada PON 2021 hanya 37 cabor. Sedangkan medali emas yang diperebutkan pada PON 2024 adala 1.038 keping, sebelumnya pada PON 2021 hanya 681 medali emas. Selain kehebatan para atlet untuk meraih medali emas, salah satu penentu kemenangan dalam setiap PON adalah jumlah dana hibah yang diterima oleh setiap KONI dari provinsi masing-masing. ***

Muhammad Ridlo Eisy, Pemimpin Redaksi inharmonia.co.

 

Baca 310 kali
Bagikan: