Catatan Utang Indonesia Pilihan

Sabtu, 08 Jun 2024 07:22
(6 pemilihan)

Biasanya, hampir tiap bulan, ada kritik pedas kepada pemerintah berkenaan dengan utang negara. Misalnya kritik bahwa pemerintah gali lubang tutup lubang. Memang benar, Indonesia bahkan Amerika Serikat (AS) sedang melakukan gali lubang tutup lubang untuk mengatasi utang dan melaksanakan pembangunannya.

Bahkan tersebar berita hoax, karena Indonesia tidak mampu membayar utang ke China, sebagai gantinya China boleh mengirimkan 200 juta rakyat untuk menetap di Indonesia. Namanya juga hoax, nggak usah dipercaya. Pebrianto Eko Wicaksono mengulas berita hoax ini pada liputan6.com.

Detikcom juga hanya memberitakan “Terbaru! Utang Pemerintah Naik Jadi Rp 8.338 Triliun”, yang ditulis oleh Anisa Indraini pada hari Kamis, 30 Mei 2024 11:02 WIB.

AS, Orba, Srilanka dan Jepang

Menarik juga menyaksikan gali lubang tutup lubang di AS. Pada tanggal 1 Mei 2023, Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen mengingatkan kalau AS gagal bayar utang, akan picu malapetaka ekonomi. Pemerintah meminta Kongres menaikkan plafon utang pemerintah. Jika Kongres tidak memberi kelonggaran, dan pemerintah tidak bisa utang sesuai dengan kebutuhan, maka krisis ekonomi bisa terjadi.

Kasus ini pernah terjadi waktu Obama jadi Presiden. Keadaannya lebih parah lagi. Lebih dari sepuluh tahun yang lalu (tepatnya tanggal 3 Oktober 2013) BBC menyiarkan:

Pada Selasa (01/10) kemarin, pemerintahan non-inti AS ditutup sementara setelah Kongres gagal menyepakati anggaran baru. Republikan dan Demokrat saling menyalahkan atas kebuntuan tersebut. Penutupan ini berdampak pada 700.000 pekerja yang untuk sementara ini diberikan cuti tanpa tanggungan. Ini termasuk pekerja di taman-taman nasional, tempat wisata, dan situs resmi pemerintah. Namun, selagi krisis anggaran ini berkecamuk di Washington DC, sebuah potensi -yang bisa lebih berdampak negatif- akan datang pada beberapa pekan mendatang. Pada 17 Oktober, pemerintah AS akan kehabisan uang untuk membayar tagihan, kecuali jika pagu utang dinaikkan.

Kalau peristiwa ini terjadi di Indonesia saat ini, mungkin nasib Presiden Joko Widodo, seperti Presiden Soeharto tahun 1998, atau bahkan seburuk Srilanka. Gara-gara tidak bisa bayar utang, Presiden Srilanka melarikan diri keluar negeri.

Perbandingan dengan AS

Berita terakhir (30 Mei 2024) menyebutkan, utang Indonesia naik lagi, yaitu menjadi Rp8.338,43 triliun. Infobanknews.com menyiarkan, berdasarkan instrumen, utang pemerintah terdiri dari dua jenis, yakni berupa surat berharga negara (SBN) dan pinjaman. Mayoritas utang pemerintah per Januari 2024 masih didominasi oleh instrumen SBN, yakni 87,94 persen dan sisanya pinjaman 12,06 persen. Jadi, Indonesia lebih banyak berutang kepadaa rakyatnya sendiri.

Jika harga dolar AS adalah Rp16.000/dolar, maka utang Indonesia setara US$521,15 miliar. Coba bandingkan dengan utang AS yang mencapai Rp550.000 triliun (US34,4 triliun dengan Rp16.000/dolar). Besar utang AS 66 kali dari utang Indonesia. Sedangkan utang Jepang (September 2022) mencapai US$9.087 triliun. Walaupun Jepang banyak utang, tetapi bisa mengutangi Indonesia.

Sampai saat ini Indonesia masih aman, walaupun harus hati-hati terutama jika ditinjau dari defisit primer APBN. Ada kabar baik, situs Media Keuangan dari Kemenkeu, pada tanggal 16 Februari 2024 menyiarkan, “Setelah berada pada posisi minus selama 12 tahun beruntun, Kementerian Keuangan mencatatkan surplus keseimbangan primer dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 sebesar Rp92,2 triliun.”

Semoga kabar baik ini terus berlanjut, sehingga ekonomi dan politik di Indonesia semakin aman.

(Muhammad Ridlo Eisy, Pemimpin Redaksi inharmonia.co).***

 

Catatan:

Bersama ini kami lampirkan pantauan inharmonia.co terhadap perkembangan utang Indonesia: 

  1. Menghadapi Krisis Ekonomi Minggu, 28 Februari 2021 22:26

https://inharmonia.co/index.php/opini/opini/menghadapi-krisis-ekonomi

Bagaimana keadaan ekonomi makro Indonesia saat ini? Menurut para kritikus dan oposisi, keadaan ekonomi di Indonesia buruk sekali, ugal-ugalan, dan beberapa istilah bombastis yang menghantam pemerintah. Tentu kritik tersebut didengar pemerintah, dan Menteri Keuangan sampai-sampai mengutip ayat Alquran sewaktu menanggapi kritik kepada pemerintah, “Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatannmu itu.” (Al Hujurat, ayat 6). Untuk mengetahui data keuangan pemerintah, bisa dilihat di website Kemenkeu, antara lain di https://www.kemenkeu.go.id/media/15869/advertorial-rapbn-2021.pdf.

Dari data Kemenkeu itu terlihat bahwa keseimbangan primer masih defisit. Ini berarti Indonesia harus menggali lubang utang baru, untuk menutup defisit keseimbangan primer, dan cicilan utang beserta bunganya. Sebagai contoh, pembayaran bunga utang RAPBN 2021 dialokasikan sebesar Rp373,2 triliun, atau meningkat 10,2% dari outlook APBN 2020. Bunga tersebut untuk membayar bunga utang dalam negeri Rp355,1 triliun, sisanya untuk bunga utang luar negeri. Artinya, tidak banyak uang yang lari ke luar negeri. Tahun ini, pemerintah akan berutang Rp1.654,92 triliun untuk menutupi defisi anggaran dan membayar utang jatuh tempo.

  1. Gembira Dikerumuni Duka

Sabtu, 07 Agustus 2021 11:35

https://inharmonia.co/index.php/opini/opini/gembira-dikerumuni-duka

Ada juga berita gembira, bahwa Indonesia sudah bebas resesi. BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal 2 tahun 2021 menapai 7,07% year on year. (Silahkan klik, https://money.kompas.com/read/2021/08/05/114814226/selamat-tinggal-resesi-ekonomi-indonesia-kuartal-ii-2021-tumbuh-707-persen0.  Dan atlet bulutangkis Indonesia ada yang meraih emas di Olimpiade Tokyo. Kegembiraan itu tidak bisa diekspresikan secara lega, karena banyak sekali saudara-saudara kita yang meninggal karena Covid-19.

  1. Oposisi Apriori

Minggu, 23 Januari 2022 19:15

https://inharmonia.co/index.php/opini/opini/oposisi-apriori

Mengenai masalah utang negara, KOA (Kelompok Oposisi Apriori) menggunakan diksi pemerintah utang secara ugal-ugalan, bahkan ada yang bilang bahwa publik ditipu masalah utang negara. Sedangkan KP (Kelompok Penguasa) melalui Menteri Keuangan menyatakan bahwa pemerintah pasti bisa bayar. Dalam hal ini data yang digunakan KOA dan KP sama, hanya cara pandangnya berbeda, seperti perbedaan cara memandang isi gelas yang tinggal setengah. Ada yang menganggap air di gelas hampir habis, yang lain menganggap masih ada air di dalam gelas.

  1. Utang Srilanka dan Indonesia

Rabu, 04 Mei 2022 17:27

Judul Kompas.com, 13 April 2022, menakutkan, “Devisa Ludes, Sri Lanka Gagal Bayar Seluruh Utang Luar Negeri Senilai Rp 732 Triliun”. Utang Srilanka US$51 miliar, sedangkan cadangan devisanya US$1,94 miliar.

Keadaan Srilanka sekarang ini mengingatkan kegagalan Orde Baru tahun 1998. Cadangan devisa Indonesia tahun 1998 adalah US$23,61 miliar (merdeka.com), sedangkan Kompas.com menyiarkan bahwa utang total utang luar negeri Indonesia per Maret 1998 yang mencapai US$138 miliar, sekitar US$72,5 miliar adalah utang swasta yang dua pertiganya jangka pendek. Sekitar US$20 miliar akan jatuh tempo dalam tahun 1998. Untuk mengatasi utang-utang itu, Indonesia bertekuk lutut ke IMF dengan utang sebesar US$43 miliar.

Jika pada masa Orba, utang US$138 miliar sudah membuat Indonesia terjerumus ke dalam krisis yang menyakitkan, lalu berapa besar utang Indonesia sekarang?

Kumparan.com menyiarkan bahwa Bank Indonesia melaporkan utang luar negeri  (ULN) Indonesia pada Januari 2022 adalah US$ 413,6 miliar.

Dengan demikian ULN Indonesia lebih dari dua kali lipat dibandingkan pada masa Orba. Oleh karena itu banyak kecaman yang ditujukan kepada pemerintah, antara lain utang Indonesia dilakukan secara ugal-ugalan. Indonesia terancam bangkrut. Indonesia terperangkap jebakan utang dari China, seperti yang terjadi di Srilanka.

  1. Utang & Kebangkrutan Negara

 Kamis, 21 Juli 2022 09:51

Sedangkan pada berita lainnya, dinyatakan bahwa Jepang adalah negara dengan jumlah utang terbanyak di dunia tahun ini. Utang nasional Jepang mencapai US$ 9.087 triliun atau setara Rp 132.300.000 triliun (kurs Rp 14.700). Ingat, utang Indonesia US$411,5 miliar atau sekira Rp7.002 triliun. Berapa kali lipat utang Jepang dibandingkan dengan utang Indonesia?

Walaupun utang Jepang sangat besar, belum terdengar kritik ekonom kepada Jepang, bahwa Jepang akan bangkrut. Bahkan Indonesia pun pinjam ke Jepang sebesar US$25,8 miliar.

  1. Siap Perang Melawan Kelaparan

Senin, 10 Oktober 2022 08:27

Utang luar negeri Indonesia per Maret 1998 mencapai US$138 miliar, sekira US$72,5 adalah utang swasta. Bagaimana dengan keadaan Indonesia saat ini? Nilai USD adalah Rp15.250, mirip waktu Orde Baru runtuh. Jumlah utang luar negeri $400,4 miliar atau hampir tiga kali lebih besar daripada utang Orde Baru. Walaupun utang Orde Baru jauh lebih kecil daripada utang saat ini, namun Orde Baru tidak kuat bayar utang, karena utang jatuh tempo tahun 1998 sebesar US$20 miliar, sedangkan cadang devisa hanya US$14,4 miliar. Walaupun utang luar negeri Indonesia tahun 2022 sebesar $400,4 miliar, Indonesia masih bisa mencicil, karena cadangan devisa akhir September 2022 sebesar US$130,8 miliar.

Pada bulan September 2022 , jumlah cadangan devisa sebesar $130,8 miliar, mampu membiayai 5,9 bulan impor, atau 5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Artinya biaya impor waktu itu adalah $21,17 miliar per bulan, sedangkan beban pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi nilai rupiah adalah $777,87 juta per bulan.

  1. Bersiap Hadapi Krisis 2023

Kamis, 27 Oktober 2022 07:34

Kemungkinan nilai rupiah masih terus melemah. Harga dollar AS Januari 2022 masih  sekitar Rp14.340. Harga dollar AS sudah sekitar Rp15.530 (25 Oktober 2022). Ada kenaikan  hampir Rp1200 per dollar selama 10 bulan, jadi nilai dollar AS rata-rata naik Rp120 per bulan. Jika kecenderungan ini terjadi tiap bulannya, masyarakat akan bisa melakukan antisipasi dengan lebih cermat. Dolar boleh naik, asal pelan-pelan. Dolar boleh juga turun, asal pelan-pelan juga, agar tidak mengagetkan, yang bisa merangsang spekulasi besar-besaran.

Masyarakat Indonesia sudah mempunyai pengalaman yang menyakitkan waktu krisis ekonomi 1998, ada lonjakan tinggi harga dollar dari Rp2300/USD menjadi Rp17.000/USD. Untuk itu, sekarang ini jangan terlalu kaget dengan judul-judul yang bombastis tentang rupiah, misalnya rupiah terkapar, rupiah hancur lebur, atau bahkan rupiah kiamat. Lewati judul-judul itu, dan lihat angkanya. Lakukan penilaian terhadap rupiah berdasarkan angka saja.

  1. G20, Negara-negara Terkaya di Dunia

 Minggu, 13 November 2022 09:52

Menurut IMF (2022), PDB nominal Indonesia pada peringkat 17, dengan jumlah US$1.289 miliar. Jumlah ini lebih besar dari pada PDB Singapura, Malaysia dan Filipina dijadikan satu. Namun, jika dihitung PDB nominal per kapita posisi Indonesia pada peringkat 142 dengan jumlah US$4.691. Sedangkan PDB nominal per kapita Singapura sebesar US$79.426 (peringkat 11 dunia), dan Malaysia US$13.108 (peringkat 88 dunia).  PDB nominal per kapita Amerika Serikat (AS) kalah kaya dibandingkan dengan Singapura.

Ini berarti, walaupun secara negara keseluruhan Indonesia sangat kaya sehingga masuk G20, tetapi jika dihitung per kapita, rata-rata per orang, orang Indonesia kalah kaya dari pada orang Malaysia, apalagi bila dibandingkan dengan Singapura.

Posisi Indonesia lebih baik lagi jika ditinjau dari PDB KKB. KKB (Keseimbangan kemampuan berbelanja), kadang-kadang juga disebut paritas daya beli (bahasa Inggrispurchasing power parity - PPP) dalam ilmu ekonomi adalah sebuah metode yang digunakan untuk menghitung sebuah alternatif nilai tukar antar mata uang dari dua negara. KKB mengukur berapa banyak sebuah mata uang dapat membeli dalam pengukuran internasional (biasanya dolar), karena barang (produk) dan jasa memiliki harga berbeda di beberapa negara. Untuk uraian lebih lanjut silakan klik https://inharmonia.co/index.php/opini/opini/bersiap-hadapi-krisis-2023 .

PDB KKB Indonesia menduduki peringkat ke 7 di dunia, namun jika dihitung per kapitanya, Indonesia berada di peringkat 102. Peringkat per PDB KKB ini jauh lebih baik dari pada India yang berada pada nomor 129 dunia. Sedangkan peringkat PDB KKB per kapita Singapura sangat luar biasa berada pada nomor 2 di dunia.

  1. Kisah Antrean Ibadah Haji di Indonesia

Senin, 30 Januari 2023 09:18

Pada hari Senin, 9 April 2012, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan kemakmuran rakyat Indonesia bukanlah isapan jempol belaka. Salah satu indikasi kemakmuran itu adalah semakin banyak warga yang menunaikan haji. Saat ini, telah tercatat 1,7 juta orang yang masuk daftar tunggu haji. "Pertumbuhan ekonomi kita semakin membaik. Salah satu terlihat pada semakin banyak umat muslim di yang mendaftarkan beribadah ke Tanah Suci. Laporan yang saya terima, hingga 13 Maret 2012 di Kementerian Agama telah tercatat 1,7 juta calon haji. Ke depan akan semakin banyak lagi," ujar SBY saat memberikan sambutan pada tasyakuran Harlah ke-22 IPHI di Diamond Convention Center, Solo.

Kemudian, pikiran-rakyat.com menyiarkan, bahwa Daftar Tunggu Haji tahun 2019 diproyeksikan mencapai 4,34 juta jiwa, serta akan bertambah jumlahnya pada tahun 2022 sebesar 5,24 juta jiwa.  Untuk Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, jumlah kuota haji hanya 85 orang, namun yang sudah mendaftar mencapai 8.179 orang, dengan demikian waktu tunggu mencapai 97 tahun. Untuk mengetahui  perkiraan daftar tunggu ibadah haji, silakan klik  https://haji.kemenag.go.id/v4/waiting-list .

  1. Indonesia Makin Makmur Tahun 2050

Sabtu, 29 April 2023 13:32

https://inharmonia.co/index.php/opini/opini/indonesia-makin-makmur-tahun-2050

Jangan membayangkan Indonesia jaya dan makmur, kalau masyarakat dicuci otaknya dengan kampanye busuk di media sosial. Saksikan Suriah, sebelum dan setelah konflik. Ada gedung hebat yang pembangunannya mungkin memerlukan waktu berbulan-bulan atau tahunan, hancur dibom dalam beberapa menit. Kota dan negara berantakan, nyawa melayang, yang hidup jadi menderita.

Oleh karena itu, jangan ikut membuat kampanye busuk, jangan ikut menyebarkannya, dan lakukan tabayyun, check and recheck, terhadap semua kampanye busuk yang banyak beredar pada tahun politik saat ini. Semoga Indonesia selamat dari ancaman perpecahan. Semoga Persatuan Indonesia berhasil dilestarikan.

  1. Hati-hati AS Terancam Gagal Bayar Utang

Senin, 01 Mei 2023 13:51

Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen mengingatkan kalau AS gagal bayar utang, akan picu malapetaka ekonomi. Pemerintah meminta Kongres menaikkan plafon utang pemerintah. Jika Kongres tidak memberi kelonggaran, dan pemerintah tidak bisa utang sesuai dengan kebutuhan, maka krisis ekonomi bisa terjadi.

Apa yang terjadi di AS segera mengingatkan keadaan Indonesia. Ingat, pemerintah Indonesia dianggap melakukan utang secara ugal-ugalan. Selain utang yang tercatat di APBN, ada juga utang yang tidak tercatat, sehingga muncullah istilah hidden debt, utang yang disembunyikan.

Pokoknya, pemerintah Indonesia harus hati-hati jangan sampai gagal bayar utang. Ingat nasib Presiden Soeharto, gara-gara pemerintah Indonesia tidak mampu bayar utang yang jatuh tempo, dan akhirnya tidak bisa utang lagi, kecuali dari IMF. Bahasa gaulnya, mau bayar pakai apa? Utang yang jatuh tempo pun tidak mampu bayar. Akhirnya, Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Lebih parah lagi keadaan Srilanka, begitu tidak bisa utang lagi, tahun lalu, Presidennya kabur ke luar negeri.

Simak juga berita “Obama: Perlu Hindari Konsekuensi Ekonomi dari Gagal Bayar Utang”, 12 Oktober 2013, https://www.voaindonesia.com/a/obama-perlu-hindari-konsekuensi-ekonomi-dari-gagal-utang/1768302.html .

  1. Antre Memberi Utang ke Pemerintah

Kamis, 27 Juli 2023 11:12

Berbondong-bondong masyarakat memberi utang kepada negara. Pemerintah mengingatkan, first come first serve, mereka yang datang lebih dulu, akan diperkenankan memberi utang kepada negara. Tentu saja antrenya tidak seperti antre membeli beras, tetapi antre melalui internet/mobile banking. Masyarakat mengutangi negara sebesar Rp 28,9 triliun melalui ORI023, yang ditutup tanggal 20 Juli 2023.

Pemerintah Indonesia saat ini punya banyak utang, dan dapat diamati untuk mencicil utang dan bunganya, pemerintah harus berutang lagi. Istilah umumnya “gali lubang tutup lubang”, agar tidak gagal bayar seperti Orde Baru dan Srilanka, yang membuat Presiden Srilanka melarikan diri tahun laluAmerika Serikat pun hampir gagal bayar utang, jika parlemen tidak mengijinkan utang lebih besar lagi.

  1. Kepercayaan Mengutangi Pemerintah

Senin, 31 Juli 2023 08:13

Pada tanggal 30 Juni 2023, pemerintah mengumumkan ingin berutang kepada rakyat sebesar Rp20 triliun, dalam bentuk surat utang negara yaitu obligasi ritel negara (ORI023). Ternyata rakyat berbondong-bondong mengutangi pemerintah. Walaupun pemerintah ingin berutang Rp20 triliun, rakyat mengutangi Rp28,9 triliun. Kalau tidak dihentikan, mungkin jumlahnya akan lebih banyak lagi.

Berapa banyak yang antre? Belum ada keterangan yang bisa diperoleh. Namun, jumlah orang yang mengutangi pemerintah melalui ORI023 sebanyak 58.395 orang. Jadi rata-rata mereka mengutangi pemerintah sebanyak Rp494,9 juta. Ada batasan untuk ORI023, yaitu orang boleh meminjami pemerintah paling banyak Rp5 miliar, dan paling sedikit Rp1 juta.

  1. Pemerintah Mau Utang ke Rakyat lagi 

Sabtu, 02 September 2023 09:16

Kalau masyarakat percaya kepada pemerintah, mereka akan berbondong-bondong meminjami pemerintah, kalau tidak percaya, ya rakyat tidak akan mengutangi pemerintah, walaupun imbal hasil dari SR019 lebih besar dari bunga deposito. Perlu dicatat, pada pkl 09.00, Sabtu, 2 September 2023, anggota masyarakat kita sudah mengutangi pemerintah melalui SR019 lebih dari Rp2,22 triliun.

  1. Menyimak Kepercayaan Masyarakat

 Kamis, 07 September 2023 14:45

Pemerintah utang lagi untuk mendapatkan dana dalam rangka menambal anggaran di APBN 2023. Kompas.com memberitakan bahwa pemerintah melakukan lelang surat utang hari Selasa, 5 September 2023. Target indikatif  lelang surat utang itu adalah Rp14 triliun.

Apakah masih ada yang percaya kepada pemerintah dan memberi utang? Tenyata masih ada. Total penawaran yang masuk mencapai Rp20,02 triliun, namun pemerintah hanya menyerap dana Rp13,20 triliun.

Ada yang menarik dari lelang surat utang, 5 September 2023. CNBC membuat berita menarik, “Lapor, Pak Jokowi! Asing Semakin Malas Beli Surat Utang RI”, pada tanggal 6 September 2023, pkl 08.50. CNBC melaporkan, hanya Rp1,02 triliun surat utang yang dibeli orang asing, atau 7,73% dari Rp13,2 triliun. Artinya, 92,27% yang membeli surat utang tanggal 5 September 2023 adalah masyarakat Indonesia sendiri.

  1. Target Utang SR019 Terlampaui

Senin, 18 September 2023 10:24

Pada tanggal 1 September 2023, Pemerintah Indonesia menyatakan ingin meminjam uang kepada rakyat sebesar Rp20 triliun, melalui SUKUK SR019. Permintaan ini akan ditutup, besok lusa,  pada tanggal 20 September 2023. Namun, hari ini, pukul 09.02, 18 September 2023, rakyat sudah memberi pinjaman kepada pemerintah melalui SUKUK SR019 sebesar Rp21,8 triliun. Target sudah terlampaui.

Pemantauan utang pemerintah kepada rakyat ini menarik untuk disimak, karena ini merupakan bukti kepercayaan rakyat kepada pemerintahan Indonesia. Sekali lagi bukan hanya kepada Jokowi, tetapi kepada pemerintahan yang menggantinya nanti, kepercayaan kepada pemerintahan Indonesia secara keseluruhan.

  1. Fantastis, Hanya 2 Jam Dapat Utang Rp15,8 Triliun

Selasa, 19 September 2023 22:14

Pagi tadi, Selasa, 19 September 2023, antara pukul 09.00 sd 11.00, Pemerintah Indonesia melakukan lelang surat utang negara (SUN), dengan target indikatif Rp14 triliun. Bloomberg Technoz menyiarkan yang mau beli SUN Rp28,79 triliun, namun pemerintah hanya menerima Rp15,8 triliun.

Perlu dicatat, SUN yang diminati masyarakat ada yang dengan tenor 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun, dll.

  1. Post-truth Jebakan Utang Kereta Cepat

Minggu, 01 Oktober 2023 11:43

Sekarang mari kita periksa kasus KCIC dan kasus hubungan dengan China secara umum. Berapa jumlah investasi KCIC? Berapa jumlah utang dan bunganya ke China untuk KCIC? Berapa utang KCIC yang  ditanggung APBN? Berapa persen saham China di KCIC? Berapa utang pemerintah dan swasta ke China? Apakah Indonesia kuat bayar? Berapa cadangan devisa Indonesia?

Lalu, berapa cadangan devisa Indonesia? Jumlah cadangan devisa Indonesia akhir Agustus 2023 sebesar US$ 137,1 miliar. Andaikata disuruh melunasi seluruh utang ke China hari ini juga, Indonesia mampu membayarnya. Ingat tenor utang untuk KCIC itu adalah 40 tahun. Oleh karena itu jebakan utang KCIC bisa digolongkan kepada post truth. Apa itu post truth? Post truth adalah kebohongan dengan cara mengabaikan fakta yang benar. Post truth disebarkan melalui berbagai media untuk menjatuhkan lawan politiknya.

  1. Ada Mosi untuk Jokowi

Jumat, 24 November 2023 14:58

Menarik juga untuk didiskusikan di kalangan mahasiswa ekonomi, alasan munculnya mosi itu, antara lain:

“Pembangunan yang dilakukan selama ini hanya memperkaya segelintir orang, dengan mempercepat pengurasan sumber daya alam dan berbagai aset negara lainnya serta memperbesar utang luar negeri dan ketergantungan terhadap China.”

Seberapa besar utang luar negeri Indonesia? Sekarang ini tidak sulit mencari data berapa utang pemerintah, termasuk utang luar negerinya. Tanya saja pada search engine, ketik komposisi utang pemerintah Indonesia, dan langsung ada jawabannya.

CNBC mengeluarkan infografis tentang utang Indonesia yang tercatat tanggal 30 September 2023, sebesar Rp 7891,61 triliun, dan ternyata mayoritas utang itu berasal dari “Surat Berharga Negara” Domestik sebesar 72% atau Rp 5.662,19 triliun. Sedangkan pinjaman luar negeri sebesar Rp 853,49 triliun atau 11%.

Baca 328 kali Terakhir diubah pada Sabtu, 08 Jun 2024 07:34
Bagikan: