Ayo Mendaftar Haji Pilihan

Jumat, 24 Mei 2024 12:54
(6 pemilihan)

Para lansia (lanjut usia), ayo siap-siap naik haji. Tahun ini adalah tahun yang luar biasa, ada 45.678 jemaah haji Indonesia yang tergolong lansia. Ini berarti 21,41% dari seluruh jamaah haji Indonesia tahun 2024 adalah para lansia. Yang dimaksud dengan lansia, adalah jamaah yang berusia lebih dari 65 tahun.

Tampaknya kebijakan ramah lansia dalam ibadah haji akan dilanjutkan oleh Pemerintahan Prabowo. Oleh karena itu, bagi para lansia, ayo daftar haji sekarang, agar segera bisa naik haji. Jika ada lansia yang kebetulan sedang tidak punya uang untuk mendaftar, sudah saatnya anak-anaknya bergotong-royong untuk mendaftarkannya. Andaikata para lansia yang didaftarkan naik haji itu meninggal dunia, jatah hajinya bisa dilanjutkan oleh ahli warisnya.

Syarat "istitha'ah" untuk ibadah haji akan lebih ringan, kalau keluarga yang mampu, mau membantu. Bandingkan dengan jemaah haji yang pakai kursi roda, tanpa bantuan, dia tidak akan mampu melaksanakan ibadah haji.

Website haji.kemenag.go.id menyiarkan, layanan Haji Ramah Lansia dan disabilitas menjadi concern Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Sejumlah ikhtiar dilakukan, termasuk menempatkan mereka pada kursi prioritas (bisnis) saat dalam penerbangan, baik waktu menuju ke Tanah Suci atau nanti ketika balik ke Tanah Air. Upaya lainnya adalah membuka kuota pendamping jemaah lansia.

"Kita alokasikan secara khusus kuota pendamping jemaah lansia. Ini bagian upaya Kemenag wujudkan Haji Ramah Lansia," terang Jubir Kemenag Anna Hasbie di Jakarta, Senin (13/5/2024).

Masa tunggu haji Malaysia 149 tahun

Tahun 2024 boleh dikatakan tahun terbanyak jamaah hajinya, yaitu 241.000 orang. Hal ini karena ada tambahan kuota sebanyak 20.000 orang. Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan, kuota jemaah Indonesia tahun ini adalah yang terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji. 

Semoga tahun depan jumlah jamaah haji Indonesia bisa bertambah, jika pemerintah Arab Saudi menambah kuota haji lagi. Sekarang ini jumlah daftar tunggu jamaah haji di Indonesia sekira 5,3 juta orang.

Jadi kalau seseorang mendaftar haji sekarang, dengan menyetorkan uang muka ONH (Ongkos Naik Haji) sebesar Rp 25 juta, dia akan mendapat porsi haji, dan waktu berangkat hajinya 11 tahun lagi bagi jamaah dari Kabupaten Maluku Barat Daya. Bagi orang Kota Bandung, membayar uang muka sekarang, akan berangkat haji 24 tahun lagi.

Bagi yang ingin tahu daftar tunggu tiap daerah, silakan klik https://haji.kemenag.go.id/v5/?search=waiting-list .

Coba bandingkan dengan Malaysia. Warga Malaysia yang mendaftar haji sekarang, baru bisa naik haji 149 tahun lagi. Apakah mungkin warga Malaysia berusia lebih dari satu setengah abad? Padahal harapan hidup orang Malaysia sekira 75 tahun. Diperoleh informasi, jumlah pendaftar haji Malaysia sebanyak 5 juta orang. Sedangkan kuota resmi haji Malaysia adalah sebanyak 31.600 orang.

Perlu dicatat, setoran awal ONH di Malaysia hanya Rp 4,2 juta. Andaikata uang muka ONH di Indonesia seperti Malaysia dapat dibayangkan berapa juta lagi warga Indonesia yang akan mendaftar haji, dan berapa abad waktu menunggu untuk bisa beribadah haji.

Tabungan haji

Bagi masyarakat yang belum mampu membayar uang muka ONH sebesar Rp 25 juta, dianjurkan untuk menabung. Biasanya orang bisa menabung, jika kebutuhan hidup sehari-hari sudah tercukupi, sisanya ditabung, untuk berbagai keperluan.

Misalnya untuk cadangan, jika ada keperluan mendadak dan mendesak, atau untuk tambahan dana pendidikan. Jika masih berlebih, sudah saatnya uang keluarga itu dialokasikan untuk ibadah haji.

Untuk membuka tabungan haji, ada bank yang menerima setoran awal Rp 100.000. Selanjutnya bisa dicari informasinya melalui internet, atau langsung berkunjung ke bank-bank yang menerima tabungan haji. Semoga dengan membuka tabungan haji, bisa mengundang kelancaran rezeki.

Dalam artikel “Gapai Impian Beribadah Haji degan Tabungan Haji Syariah” yang disiarkan oleh https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/40704 , ada beberapa anjuran yang layak disimak bagi mereka yang mau membuat tabungan haji.

Anjuran itu adalah:

  1. Jadikanniat beribadah sebagai motivasi utama untuk menabung, dengan demikian Sobat memiliki dasar yang kuat sehingga menabung akan terasa ringan.
  2. Konsistensi dalam menabung sangat penting, hal ini juga merupakan upayauntuk memiliki disiplin 
  3. Tingkatkanusaha dan kinerja untuk memperoleh pendapatan lebih atau tambahan dana yang dapat digunakan untuk 
  4. Kurangi pos pengeluaran yang tidak penting dan alihkan untuk menabung.

Anjuran di atas sangat menarik untuk dilaksanakan, bukan hanya akan bermanfaat untuk tabungan haji, tetapi untuk memperbaiki manajemen keuangan keluarga secara keseluruhan.

(Muhammad Ridlo Eisy, Pemimpin Redaksi inharmonia.co).***

 

 

Baca 246 kali
Bagikan: