Kumpulan Puisi Yesmil Anwar Pilihan

Jumat, 29 Desember 2023 12:07
(8 pemilihan)

Yesmil Anwar selain menjadi ahli hukum, dosen Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran Bandung, juga menjadi penyair, aktif berteater dan kebudayaan. Pada tahun 1980-an bersama-sama dengan sastrawan dan aktifis kebudayaan membentuk “Kelompok Sepuluh” di Bandung, tempat untuk bersilaturahim dan berdiskusi.

Bersama ini inharmonia.co mempersembahkan kumpulan puisinya, yang menarik untuk disimak dan dipelajari.

(Muhammad Ridlo Eisy, Pemimpin Redaksi inharmonia.co0.***

 

POTRET DIRI

Di etape terakhir peluit kereta api malam deru irama hati_berangkat pamitan di lambaian tangan  mengetuk pintu-Mu

Lampu studio

jepretan kamera_dentuman gelita

Rabun ayam dalam sunyi yang menggigit

Masihkah harus yang itu-itu juga...

Wajahku pecah pudar

Lalu redup

19 September 2023 

 

LAKI-LAKI TUA DAN TOPI

Menghitung usia lewat topi yang dimikili_ bercerita tentang keberadaan masa lalu dan masa kini

Pencitraan jati diri dan penampilan ruas-ruas perjalanan hidup dari masa ke masa

Sekian jumlah topi yang bergantian dikenakan menghadirkan ilusi musim demi musim dalam berjuta kisah...

Sebuah topi bisa jadi bukti tentang panggung perasaan yang letih di makan usia

Lalu kemana matahari hujan dan angin yang membawa nasib ini hilir mudik dengan tanda tanya yang tak pernah terjawab...

Topi yang kesepian karena tak pernah lagi disentuh_ kehilangan cerita tentang kegagahan dan rasa percaya diri, mengingatkan pada kekecewaan

Ya, masih akan ada sederetan topi mengiringi usia yang menua_ tenggelam dalam lautan topi

Seperti perahu yang dilamun ombak...

Laki laki tua tak akan selesai dengan topinya_ abadi selamanya

29 Desember 2023

 

BIT DULU

Bit dulu bicara pilpresnya_ nikmati dulu  suasana natarunya...

Hujan Desember penuh berkah melulur kelembutan hati

Kita berhenti menunjuk dan menuding

Kiranya perubahan biar jadi urusan hati_ tanpa dengki

Kita tak hendak menyingkir dari gebalau orang- orang gila kerja yang lemah pada keindahan...

 

Bit dulu bicara pilpresnya

Mari nikmati hujan Desember nyanyian nataru dengan lagu kesederhanaan hidup

 

Cucimaki adu mulut,

Merasa pintar sendiri

Mabuk kekuasaaan

Dalam secangkir ambisi yang tak terpuaskan

Siapa pun yang menang kita akan tetap bersahabat_ akan tetap begini

 

Bit dulu bicara pilpresnya

Kita nikmati hati emas nataru...

27 Desember 2023

 

 

LAKI LAKI TUA DAN KUCING

 

Merawat masa tua

Kasih sayang alam semesta

Seekor kucing melabuh pagi..

Menemani dalam bahasa sulaiman

Diejanya kenangan masa lalu

Liukan misteri luka yang sembuh sendiri

 

Barangkali ini yang terakhir

atau masih panjang

Terus melangkah

3 Desember 2023

 

 

PUISI TOLONG VIRALKAN

 

Barangkali memang kita pada dasarnya suka bergunjing_ menertawakan apa saja yang bisa ditertawakan...

Ketika bulan mulai menyembul ranun seperti payudara perawan yang baru tumbuh, bintang-bintang bertebaran memviralkannya lewat cahayanya yang jauh

Memviralkan jiwa yang kosong_ kalbu mati rasa

Kita mudah sekali diajak memviralkan sesuatu

Dengan iming-iming akan mendapat pahala seribu kali

Kadang mengancam bagi yang tidak memviralkan berdosa_ menjual nama tuhan untuk ambisi kita

kita merasa semua orang pasti suka dengan berita yang kita bawa..

9 November 2023

 

 

SAJAK MEJA BUNDAR

 

Setidaknya kita percaya demokrasi ada di atas meja bundar...

Segala yang tersaji dapat di pilih atas kehendak bersama

Berapa putaran?

Siapa yang mengaturnya_ tangga peradaban di meja demokrasi masih saja diperebutkan

Pada dasarnya negara kemerosotan...

Bandit politik duduk bersanding dengan badut politik mempercakapkan demokrasi yang tak dikenalnya...

Mobokrasi_ dasarnya

Kita percakapkan di depan meja bundar yang menunya berputar atas dasar kesepakatan atau kekuasaan atau kedunguan berjamaah...

Semua yang berada di depan meja memilih menu yang paling disukai_di sebuah jamuan makan siang (gratis) yang tidak gratis...

 

Siapa peduli siapa yang mengundang_siapa yang diundang...

Mari kita putar kembali rolet politik_ barangkali ada yang tertembak

 

31 Oktober 2023

 

 

GAZA

 

Tuhan memahat surga di jalur Gaza

Dentuman meriam dan lenguhan sekarat melabuh di tepian renda renda kasih sayang-Nya

yang mengkristal dalam Asmaul Husna..

Manusia mengukur kesedihannya dalam pinggan kehidupan

Kita sangat sulit menerima  lolongan sekarat para calon penduduk jannah...

 

Di tangan Tuhan lempung peradaban dibentuk dalam satu tarikan nafas syahadat

Tuhan tak pernah ingkar janji

Gaza karya Tuhan yang membangunkan si pemimpi yang tak pernah tidur...

Lapak kehidupan bukanlah fatamorgana

Mereka yang terusir tak kan kemana mana_di bumi milik-Nya

 

Kebenaran tak pernah mati_sebagai lentera kehidupan

16 Oktober 2023

 

 

PURNAMA MAULID

 

Menyibak awan hitam

Menyebar cahaya dengan cahaya

Menjemput cahaya dengan cahaya

Merawat cahaya dengan cahaya

 

Cahaya Muhammad kekasih Allah

Cahaya Muhammad menyinari semesta

Menyinari kalbu benderang

Muhammad kekasih Allah

 

Purnama Muhammad kekasih Allah

Purnama Muhammad cahaya semesta

Kekasih Allah

 

Allah bersholawat untuk 

kekasihnya _Muhammad

Malaikat bersholawat untuk Muhammad

Umatnya bersholawat untuk Muhammad junjungannya

Pemberi syafa'at di akhirat nanti

 

Purnama Muhammad pembawa kabar gembira, menyibak kegelapan, menjadi benderang..

 

Lelaki pilihan kekasih Allah

Muhammad Rasulullah_utusan Allah

Pembawa risalah kebenaran

Cahaya tauhid

Kabar kesukaan bagi umat manusia sampai akhir jaman..

 

Purnama Muhammad

Kekasih Allah

 

Purnama maulid

Purnama Muhammad kekasih Allah

Cahaya maulid cahaya purnama

Muhammad kekasih Allah

Junjungan umat_ panutan umat

Rindu cahaya Muhammad

 

Cahaya semesta

Cahaya insani

Purnama maulid_menyibak kegelapan

 

2021 (Disiarkan kembali 7 September 2023)

 

#Muhammad SAW sering disifatkan sbg bulan purnama, seperti lantunan :" thola'al badru alaina..."( telah terbit bulan purnama kepada kita..). juga ada sahabat nabi, Hasan bin Tsabit , ahli puisi yg menyusun puisi bahasa arab tentang sebuah fenomena : ketika di ufuk terbit bulan purnama dan dari arah yg sama Muhammad datang berjalan kaki, aku tidak bisa membedakan mana yg lebih indah: cahaya bulan purnama atau cahaya wajah Muhammad..

 

 

ANGIN KEMARAU

 

Angin kemarau membawa pesan

Guguran daun trembesi berkelap kelip luruh berkejar kejaran dengan nafas kucing tua yang mati diserang virus

Ayat ayat Allah bagaikan himpunan pesan alam yang membunuh luka

Masih terlalu dini untuk saling tidak mempercayai...

Keheningan seperti isyarat untuk saling memeluk menghimpun cerita dalam keharuan

Siapa kita_tubuh Al Quran adalah semesta alam..

Bacalah_bacalah pesan yang datang dari alam yang dihimpun bertelekan firmannya

Kita tidak akan mengerti apa yang akan terjadi hanya dengan Kun fayakun..

Alam dimana kita hidup abadi masih belum memberi tanda

Al Quran adalah bahasa cinta dari himpunan peristiwa

Ya, di atas kesempurnaan ada kesempurnaan...

Hanya pada Allah

    Kita

        Bersujud

28 Agustus 2023

 

 

TUHAN TIDAK BERPARTAI

 

Sekelompok orang turun dari sebuah truk

usai menerima amplop dari seseorang berkaos bertanda gambar  simbol partai nasionalis terkuat

Lalu mereka berlarian ke truk lainnya di seberang sana_setelah berganti kaos yang di dadanya bertanda gambar partai  agamis terpopuler

Dengan suara parau penuh semangat  meneriakan kebesaran nama Tuhan dari atas truk seraya pengacung-acungkan jari nomor partai pemilu yang tertera di kaosnya

Orang-orang itu bekerja atas nama siapa_Tuhan atau amplop yang diterimanya?

Entahlah...

 

Musim pemilu telah tiba

Rumah ibadah mulai ramai didatangi para pemimpin partai, juga politisi lainnya untuk berdoa....

Mereka berdoa dengan wajah super khusyuk _mesjid, gereja, kuil, pura berbagai tempat ibadah jadi target bagi para politisi, yang tak jarang mengaku-ngaku dalam pidato yang kadang terasa canggung artifisial, berlebihan, bahwa kakek dan nenek moyang mereka ikut mendirikan rumah ibadah tersebut

 

Pesantren dan kyainya disanjung_para politisi mencium tangan mereka seraya mohon doa untuk kemenangan dirinya..

Doa akbar digelar di alun-alun, di pusat keramaian seantero negeri..

Tuhan dimonopoli seolah milik mereka seorang

 

Tuhan tidak berpartai...

 

Tuhan menerima doa siapa saja yang ikhlas_tidak terbatas pada para petugas partai, simpatisan dan mereka yang malu malu sekalipun untuk berdoa

Tuhan tersenyum pada seluruh kontestan pemilu...

Tak peduli politisi dari  partai agamis, nasionalis, sosialis, partai berideologi apa pun yang berdoa untuk memenangkan pemilu

 

Ya, Tuhan tidak berpartai

 

Bahkan Tuhan tidak marah pada politisi dari partai yang merasa tidak perlu berdoa untuk memenangkan partainya

 

Pada para politisi yang mencoba mengambil muka atau mencoba menyuap Tuhan dengan memperbaiki rumah rumah ibadah seolah olah Tuhan hanya berdomisili disana

Usai pemilu jika mereka melupakan-Nya

Tuhan tetap baik tidak marah pada mereka...

 

 

Tuhan penuh cinta

Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Tuhan tidak berpartai

26 Agustus 2023

 

 

LIBIDO TAHUN POLITIK

 

Libido kekuasaan

Syahwat yg tak terkendali dibungkus nafsu kekuasaan Disadur dalam basa basi politik  yang menghalal segala cara

 

Tahun politik adalah hijab demokrasi bagaikan bordiran selogan bersalut gula...

Memberi ruang libido politisi mencari lawan atau pasangan tarung nafsu bercadar demokrasi

Di tahun politik wajah nafsu kekuasa direkontruksi menurut selera tuannya,  dalam kekuasaan yang tega memakan anaknya sendiri...

 

Lalu apa sejatinya yang tengah diperjuangkan?

Di tahun politik ini selogan: untuk rakyat dari rakyat dan oleh rakyak adalah fatamorgana

Partai politik adalah mesin kawin kekuasaan yang beranak pinak melahirkan kelompok si buta dari gua hantu yang membebek dalam gulita..

Dengan tongkat komando di tangan kekuasaan yang membawa budaya politik ke ranah abu abu

Sungguh tak jelas_semuanya bisa dirundingkan, dikompromikan atas nama dinamika politik

Itulah isi tahun politik yang penuh tipu daya_ pseudo demokrasi yang memuja kebebasan memilih yang tanpa terasa bersekutu dengan kemunafikan

 

Tahun politik tanpa kearifan budaya hanyalah kepompong ulat yang meninabobokan nafsu amarah jelang menjelma sebagai ratu adil yang didambakan...

Tahun politik tahun adalah pengharapan, ketika rakyat lapar_ketika kesenjangan sosial mencekik bangsa..

Rupanya begitu mahal harga pemilu dalam label demokrasi di negeri ini

 

Di tahun politik para badut politik mendapatkan panggungnya dengan libido politik yang tidak pernah terpuaskan...

 

21 Agustus 2023

 

 

AIR ISI ULANG

 

Berulang ulang kita isi ulang

dengan air isi ulang_ penawar haus

 

Berulang ulang kita isi ulang dengan air isi ulang_Menjaga ketakwaan dengan solat Tahajud

 

Berulang ulang kita isi ulang dengan air isi ulang_dengan kedua tangan terangkat mohon ampun dan taubat...

 

Ya, berulang ulang kita ulang kesalahan dan dosa bagai air isi ulang tanpa sadar yang diantar ke rumah, ke perhelatan, di tempat yang penuh kenikmatan fana

 

Beruang ulang ulang kita eja alif menderas kebajikan dalam Al Quran

Penawar siksa batin yang tak tampak

 

Berulang ulang kita isi ulang dengan air isi ulang_wahai jiwa yang tenang..

4 Agustus 2023

 

 

ZONA NYAMAN

 

Dalam ruang dan waktu yang hening

Berbaring temaram melayang_mencapai titik nol

Buah tanjung bergesekan di tiup angin malam yang dingin_ menjaga kenyamanan dan kehangatan pikiran yang menggapai zona nyaman dalam dunia kecil perenungan..

Kesendirian adalah hakekat kehidupan

Kita datang sendiri, pulang pun sendiri

Perjalanan hidup hanya sekedar numpang minum_lakon yang harus ditapaki...

Dunia besar kita tidak akan berhenti_kita hanyalah partikel kehidupan yang  berkohesif dengan sesama mencari ruang zona nyaman yang kita kehendaki...

Terminal batin yang dirindukan setiap insan dalam zona nyamannya masing masing

Zona nyaman bukanlah terminal terakhir pemberhentian kereta api..

Bukan pula kebuntuan jalan kehidupan

Bukan penghambat status quo kemajuan_zona nyaman kita adalah kehidupan itu sendiri..

Yang akan maju memasuki situasi berikutnya yang dihadapi

 

Matahari berpasang mata hati

Rembulan meracik perenungan

Zona nyaman  sulit didefinisikan dalam bahasa verbal_ namun dirasakan semua orang

Di tegukan air putih terakhir

Suapan terakhir makan malam

Atau awalan yang tak berujung

 

Ya, zona nyaman adalah pilihan

kita tidaklah terasing

Dalam luka dan suka..

Sendirian atau bersama..

Memaknai masa muda di hari tua

Adalah anugerah yang mengalir abadi

 

Untuk menemukan zona nyaman

Bersama-Nya

22 Juli 2023

 

 

ROMPI ORANYE

 

Rompi adalah rompi

Pelindung dari udara dingin, peluru dan segala marabahaya

Rompi memberikan pemakainya keindahan, kegagahan dan suka cita...

Rompi wol

Rompi jean

Rompi batik

Rompi loreng...

Menawarkan ribuan warna warni dan modelnya yang indah menawan

 

Lalu ada apa dengan rompi oranye...

Apa dosa warna oranye di sebuah rompi?

 

Sebagai insan kamil kita tak luput dari dosa dan kesalahan

Kita mohon ampun dan bertobat setiap waktu dan

tak jera-jeranya melakukan kesalahan setiap  saat..

 

Kpk bukanlah Tuhan

Kpk bukanlah malaikat pencabut nyawa...

 

Kita takut kpk

Koruptor takut kpk

Kpk tak takut kita

Kpk tak takut koruptor

 

Kpk punya hukum

Hukum punya kpk

Kpk tak kebal hukum

 

Rompi oranye kpk memberi kita pelajaran tentang watak manusia yang rakus dan mabuk kekayaan..

 

Jangan tanggalkan rompi putih suci

dari Allah

Jaga sampai kita pulang nanti..

Wariskan yang terbaik untuk orang yang mencintai kita...

 

Rompi oranye bukan pilihan

Tapi tak mustahil kita kenakan

13 Juli 2023

 

 

TIGA HAIKU AROFAH

 

(1)

arofah senja

cahya berlapis cahya

mohon ampunan

 

(2)

padang arofah

ajaibnya ampunan

lanskap rohani

 

(3)

wukuf arofah

undangan dari Allah

ihrom dresscode-nya

 

#dipetik dari buku haiku "SUJUD ABADI" yesA_2017

Disiarkan kembali 27 Juni 2023

 

 

AIR ISI ULANG

 

Berulang ulang kita isi ulang

dengan air isi ulang_ penawar haus

 

Berulang ulang kita isi ulang dengan air isi ulang_Menjaga ketakwaan dengan solat tahajud

 

Berulang ulang kita isi ulang dengan air isi ulang_dengan kedua tangan terangkat mohon ampun dan taubat...

 

Ya, berulang ulang kita ulang kesalahan dan dosa bagai air isi ulang tanpa sadar yang diantar ke rumah, ke pehelatan, tempat yang penuh kenikmatan fana

 

Beruang ulang ulang kita eja alif menderas kebajikan dalam Al Quran

Penawar siksa batin yang tak tampak

 

Berulang ulang kita isi ulang dengan air isi ulang_wahai jiwa yang tenang..

27 Juni 2023

 

 

DUA BELAS PUISI HAIKU HAJI YESMIL ANWAR

 

(1)

di musim haji

mekah madinah sujud

doakan tamu

 

(2)

Ibadah haji

napak tilas Ibrahim

rukun ke lima

 

(3)

mesjid Nabawi

fajar di kubah hijau

Rosul berbaring

 

(4)

lembayung senja

sunyi tapak zikirku

di depan Kabah

 

(5)

ziarah Uhud

angin siang membakar

kembara jiwa

 

(6)

masuki Mekah

hujan di subuh hari

rahmat-Mu indah

 

(7)

membasuh muka

zamzam-Mu barokah

subuh berwudhu

 

(8)

haus dahaga

Safa Marwah berlari

cinta Sang Bunda

 

(9)

Padang Arofah

ajaibnya ampunan

lanskap rohani

 

(10)

Arofah senja

cahaya berlapis cahya

mohon ampunan

 

(11)

siapa aku

kenakan kain ihrom

setitik debu

 

(12)

dosa dan doa

esensi Wukuf Arofah

kembali fitrah

Disiarkan tanggal 27 Mei 2023

 

 

MEMULIAKAN KEMULIAAN

 

Kemuliaan itu milik siapa?

Allah memuliakan orang orang yg memuliakan kemuliaan..

Dzat-Nya yang Maha Rahman lagi Rahim mewujud semesta di setiap insan kamil

 

Yang memberi memuliakan yang diberi

Yang diberi memuliakan yang memberi

Allah memuliakan keduanya

Atas wujudnya yang mewujud

Cahaya jatuh di ubun keberkahan

 

Kemuliaan milik siapa?

 

Di ufuk langit harapan meniti harapan

Berhadapan dengan pintu surga yang menyediakan kemuliaan..

 

Mana yang lebih mulia di hadapan-Nya yang diberi atau yang memberi _saatnya kemuliaan dimuliakan atas nama takwa

 

Wahai Khaliq yang Maha membagi kemuliaan..

Aku tersungkur menggapai kemuliaan-Mu

 

2022

Disiarkan kembali 17 Mei 2023

 

 

HUJAN DI MALAM SYAWALAN

 

Tercurah dari langit

Penuh barokah menenteramkan

Di pucuk-pucuk pohon trembesi

Cahaya berbagi dengan angin malam

Kau menata malam dengan simphoni yang indah

Menyuburkan Ramadhan di bulan Syawal

Kau ciptakan ayat-ayat alam dengan keteraturan yang meronce akar ketakwaan

 

Tumbuh_tumbuhlah...

Subur_suburlah di bawah payung keimanan

Rayakan dengan air wudhu yang membasuh wajah juwita malam

Hujan pun turun di malam syawalan

Hati jadi tenteram lantunkan zikir wirid memuja-Mu

 

Turun lembut membasahi bumi

di malam syawalan

Betapa damai...

2 Mei 2023

 

 

BERSAMA-MU AKU NYAMAN

 

Tak ada luka yang perih

Tak ada duka yang tangis

Tak ada duka yang papa

Tak ada takut yang gelap

Tak ada gamang yang kosong

Tak terasa semuanya

 

Kau urapi lukaku

Kau hapus air mataku

Kau isi cahaya-Mu

Dalam jiwaku, dalam tubuhku, darahku, tulangku, rambutku, kananku, kiriku,

dalam kuburku

 

Ya, Allah

Bersama-Mu aku nyaman

 

2014

#dipetik dari buku puisi "DARI SEBUAH PENGABDIAN" 2014

Disiarkan kembali tanggal 30 April 2023

 

 

GERHANA MATAHARI RAMADHAN

 

Suara takbir gerhana matahari berkelindan dengan nyanyian tonggeret

Memenuhi saung kecilku tempat bersujud_luasan lautan asma-Mu

Ramadhan penghujung merekah di kalbu yang menjuntai

Matahari makin meredup takbir dan tonggeret menyatu kalbu

Aku penuh tinggi dan mendaki

Tak lagi satu satu hati terbasuh

Mengasihi sayap yang tak lagi mengepak

Duh, masih ada sisa waktu

Dalam nyanyian gerhana mentari ramadhan..

 

Tuhanku

Aku kelu

Bisikan suara-Mu

Hujung Ramadhan, 20 April 2023

 

 

LAILATUL QADAR

 

Aku mahluk-Mu

Cintaku pada-Mu

Bukan surga-Mu

Dekatkan aku pada-Mu

Lebih dekat dari urat leher..

 

Aku memburu-Mu

Tak memburu-buru Lailatul Qadar

yang juga makhluk-Mu

Biar aku masuk ke api mahabbah-Mu

atas kehendak-Mu

Dari api mahabbah aku teriakkan nama-Mu

 

Tenggelamkan aku dalam cinta-Mu

di malam Lailatul Qadar milik-Mu

Pada seribu bulan milik-Mu

 

Aku memburu-Mu

Mendamba cinta-Mu

Dalam setiap malam Ramadhan

 

2022

Disiarkan kembali tanggal 11 April 2023

 

 

SYAHADAT RUH

 

Syahadat ruh

Perjanjian abadi bermaterai pengabdian bermula dari sujud, mengalir dalam sujud ke kampung keabadian

Syahadat ruh menyinari semesta alam

Sepanjang katakata yang tak terkatakatakan_kunfayakun

 

Syahadat dihijab keabadian

Sosok jasad yang membusuk

Tulang daging yang fana

Pada Allah_hamba menghamba

 

Tak mati mati

31 Maret 2023

 

 

PLURALITAS

 

Pluralitas adalah lukisan Tuhan

Bumi ini kanvas besar warna warni kehidupan_ membentuk lengkung pelangi jiwa yang tak pernah usai

Kita memang berbeda, penyadaran dan disadarkan keberadaan insani

Lalu mengapa kita harus membenci sesama yang berbeda atas nama keyakinan agama dan ideologi?

Keberpihakan adalah sebuah kewajaran bila kita menghayatinya dalam belanga jiwa yang jembar, bersih dari keengganan filosofis memahami sisi lain mata uang

 

Ya, pluralitas adalah lukisan Tuhan

Karena perbedaan adalah rahmat bagi seluruh alam semesta

Dalam sapuan kuas Maha Rahman dan Maha Rahim yang tidak terbatas

Carilah dirimu dalam diri-Nya

Carilah diri-Nya dalam dirimu

Dalam lukisan sapuah cinta kasih antar sesama..

 

10 Maret 2023

 

 

AMUL HUZNI:

ISRA MIRAJ HADIAH KESEDIHAN

UNTUK ROSULULLAH

 

Dua pilar sandaran Rosul

Matahari kembar yang menghidupkan semangat yang menyala-nyala..

Dipanggil pulang Sang Pencipta

Bermula Sang Sayyidah Khadijah belahan jiwa Rosullah..

Wanita pertama yang beriman_dua puluh delapan tahun mendampingi Nabi Muhammad berjuang menegakkan Islam

Sayyidah Khadijah istri tercinta..

Tak lama kemudian pelindung  perjuangan yg mengasihi Rosul sejak kecil pun menyusul pulang ke Rahmatullan_pamannya Abu Thalib

Kesedihan yang tak terperikan..

Datang bertubi_ saat terberat musuh membenci Islam yaitu kaum Quraisy suku Rasulullah sendiri..

Nabi di kucilnya, ajarannya dilecehkan..

Rosul bersedih

Rosul berduka..

 

Allah menghibur kekasihnya Muhammad..

Hadiah yang sangat istimewa_untuk kesedihan Muhammad..

 

Isra Miraj

Allah mengundang Muhammad kekasihnya berkendaraan Buroq yang gagah dari Haram ke Aqsho kendaraan khusus Rosulullah...

Dari Aqsho menuju langit Rosul duduk sentosa di punggung sahabatnya malaikat Jibril..

Lalu sendirian

Ke sidratul Muntaha di antar Jibril

Allah berkenan menjamu Muhammad kecintaan-Nya

 

27 Radjab 2023

18 Februari 2023

 

 

MESJID SURGA ANAK-ANAKKU

 

Tak terbayangkan anak-anak tidak mengenal mesjid tempat solat orang tuanya, karena tak pernah di ajak ke mesjid...

Tak terbayangan anak-anak setelah dewasa merasa asing dengan mesjid, karena orang tuanya tak pernah solat dan menyentuh kotak sodaqoh di mesjid..

Tak terbayangkan anak-anak tak pernah mendengar suara indah azan yang dilantunkan dari mesjid, karena orang tuanya tak pernah menuntunnya untuk solat di mesjid...

 

Aku mendengar suara anak-anak mengaji, dan  solawat dari mesjid, aku mendengar suara azan  yang indah dilantunkan anak-anak dari mesjid

Aku bahagia menatap wajah-wajah riang ketika mereka berebutan mengambil makanan kecil yang tersaji di mesjid usai solat Jumat..

 

Aku terpesona memandang seorang anak yang

Berlari riang ke mesjid dengan sarung dan kopiah yang terlalu besar di kepalanya..

 

Ya, Allah jadikan mesjid surga bagi anak-anakku..

7 Februari 2023

 

 

SANG HUKUM

 

Mengapa saya harus ditegakkan,

Dijunjung tinggi dengan mengatakan: “ langit boleh runtuh hukum harus ditegakkan...” begitu kamu ujarkan.

Lalu kamu buat seolah-olah saya lebih tinggi dari semua kepentinganmu

Kamu ciptakan slogan-slogan untuk mengatakan tegaknya diri saya

Lalu dengan lantang kamu katakan semua orang sama di depan hukum

 

Di hadapan saya?

 

Lalu untuk melestarikannya, kamu ciptakan universitas, memepertemukan orang-orang yang akan memuja saya, mahasiswa,dosen, profesor , guna mengenal saya lebih baik, katamu.

Kamu buat berbagai institusi dan kantor untuk mengurusi saya:

Kamu buat pengadilan untuk mewujudkan tegaknya diri saya

Kamu  buat penjara untuk memamerkan kekuasaanmu menghukum orang yang tidak sejalan dengan saya, menurut kamu.

 

Alangkah hibuknya

 

Kamu tandingkan dan sandingkan saya dengan politik, dan kekuasaan dll.

Kamu padu-padankan saya dengan keadilan, dan kamu pecah diri saya menjadi bagian bagian kepentinganmu

Kamu tumbuh-kembangkan saya dengan persilangan bayi tabung

 

Semuanya untuk kemanfaatan bagimu?

 

Janganlah kamu lupa, bahwa di atas langit ada langit.

Ada hukum keabadian dari zabur, taurat, injil, dan Al Qur’an, dari sepuluh perintah Tuhanmu pada Musa yang kamu adaptasi menjadi hukum yang kamu tegakkan

 

Kamu tak akan pernah menegakkan diri saya tanpa hukum keabadian....

Janganlah kamu memperdebatkan saya layaknya si buta memperdebatkan bentuk seekor gajah

Jika kamu ingin mendapatkan manfaat keadilan dan kebenaran dari tegaknya diri saya, perlakukanlah saya seperti ketika Allah mengajari mahkluknya yang bernama manusia untuk mengenal alam semesta.

Mengejakan satu persatu dengan sabar penuh cinta...

 

Kekeliruan utamamu adalah saat hukum yang kamu agung-agungkan itu macet, rusak, menjijikkan, berbau busuk karena kamu pisahkan diri saya dengan hukum keabadian

Muliakanlah hukum sebagaimana fitrahnya

Jangan pernah berharap banyak dari hukum yang kamu tegakkan dengan kejumawaanmu

Allah menciptakan hukum sebagai mahkluknya yang mulia lebih dulu ketimbang dirimu

Allah menciptakan hukum keteraturan alam semesta..

Dan memasukkan dirimu dalam peredaran alam semesta, dalam keteraturannya

 

Yang Maha Memiliki Kebenaran,

Yang Maha Mengadili,

Yang Maha Tepat Tindakannya

 

Allah Maha menetapkan hukum.

2019

Disiarkan kembali tanggal 31 Januari 2023

 

 

 

TANKA

 

(1)

Gerimis malam

Cahaya bulan pudar

Jalan setapak

Meniti punggung bukit

Leluhur keheningan

 

(2)

musim penghujan

angin kabarkan rindu

ujung usia

kisah sebuah topi

sobekan penanggalan

 

(3)

Menanti subuh

Mematut matut diri

Menimbang dosa

Tobat memohon ampun

Janji mengubah laku

 

 

(4)

Lautan pasir

Bayang pelepah kurma

Sang pengembara

Merawat hening ruku

di ujung perjalanan

 

(5)

Susuri  kebun

harum daun saledri

Hangat mentari

Membangkitkan gairah

Harapan masih ada

 

(6)

rembulan kuyup

pendar cahaya malam

sungai impian

Luka sepanjang jalan

Tak sampai-sampai jua

 

(7)

suara hujan

teras belakang rumah

menuju senja

secangkir kopi hitam

larut dihanyut harap

 

(8)

antara perdu

Berhias kunang-kunang

Mendekap rindu

Temali peristiwa

Terbuai angan angan

 

(9)

Angin penghujan

Menerpa wajah lelah

Mengais rizki

Bunyi roda gerobak

Meniti gelap malam

 

(10)

Pagi berkabut

Sepasang anggrek tanah

Tumbuh berjejer

Janji suara hati

Meretas jejak sunyi

 

(11)

Tak ada angin

Bayang-bayang terdiam

Lalu gerimis

Deru kegelisahan

Gaung di ujung lorong

 

(12)

Di lengkung bulan

Kilau warna samudra

Deburan ombak

Menghitung jejak langkah

Hidup begitu fana

 

(13)

Layar terkembang

Dian tak kunjung padam

Salah asuhan

Mekar karena memar

Robohnya surau kami

 

(14)

Sawah terlelap

Bulan sabit pertama

padi menguning

Merawat pengharapan

Di khusyuknya sajadah

 

(15)

Padang ilalang

Mentari senja memerah

Betapa damai

Angin pengantar pulang

Janji terbit kembali

 

(16)

Bulan purnama

Ranting benalu patah

Tak ada kabar

Menanti desir angin

Merana di sudut sunyi

 

(17)

seperti cermin

Jernihkan kolam jiwa

Usia senja

Bayangan matahari

Melintas lalu pergi

 

Yesmil Anwar, 26 Januari 2023

 

 

BEREBUT SAJADAH IBU

 

Seusai pemakaman ibu

Beberapa orang peziarah masih menabur bunga dan memanjatkan doa..

Kakak perempuanku berbisik, dimana kain batik penutup kafan ibu? Itu punya saya_asli batik tulis... mahal !

Aku diam saja, tapi pikiranku melayang ke rumah...

Aku harus segera pulang ke rumah_ ingin memiliki sajadah kesayangan ibu yang bertahun tahun dipakainya bersujud

Aku harus memilikinya sebagai kenang kenangan

Takut sudah diambil adikku atau kakak laki lakiku yang tak tampak lagi di pemakaman

Ternyata kami kakak beradik sepikiran untuk memiliki sajadah ibu..

Sampai di rumah kami semua berhamburan ke kamar ibu..

Tapi kami tak lagi mendapatkan sajadah ibu..

Kami kakak beradik saling bertanya tapi tak ada yang mengaku sudah mengambilnya..

Kami saling curiga dan menuding ada yang sudah mengambil duluan..

Dalam kebingungan tiba tiba mbok pengurus ibu dan kami sejak masih kecil_membawa sajadah itu dan mohon maaf bahwa sajadah itu sudah ibu berikan padanya...

Dengan pesan, silakan mbok bawa pulang ke kampung_anak anak saya tak ada yang membutuhkan sajadah...

 

Mendengar pesan ibu pada mbok_kami

Semuanya terdiam tak bisa berkata apa-apa

Kami sadar bahwa selama ini kami tak pernah menyentuh sajadah....

22 Desember 2022

Baca 298 kali Terakhir diubah pada Sabtu, 30 Desember 2023 18:02
Bagikan: