Terbongkar! Bisnis Putra Jokowi dan Keterlibatan Wilmar International

Senin, 12 Februari 2024 10:13
(0 pemilihan)

TIMESUMUT.com - Kekayaan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo, kembali menjadi sorotan. Kali ini, pengamat ekonomi dan politik, Faisal Basri, mengungkap dugaan keterlibatan sosok besar di balik kesuksesan bisnis mereka.

Faisal Basri, pengamat ekonomi dan politik, membeberkan fakta menarik terkait bisnis putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Menurutnya, Wilmar International, perusahaan raksasa kelapa sawit, menjadi salah satu kunci di balik kesuksesan mereka.

Wilmar disebut-sebut mendapatkan keuntungan besar dari dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di bawah kepemimpinan Jokowi. 

Dana BPDPKS senilai Rp120 triliun selama 6 tahun digunakan untuk mensubsidi produksi biodiesel. Wilmar, sebagai salah satu penerima subsidi, kemudian menjalin kerjasama dengan Gibran dan Kaesang.

Kerjasama ini menghasilkan keuntungan besar bagi kedua putra Jokowi. Gibran, melalui Persis Solo, menguasai 40% saham, sedangkan Kaesang dan Erick Thohir menguasai 50% saham melalui Persis Solo Saham.

Faisal Basri menduga adanya suap atau gratifikasi dalam kerjasama ini. Dugaan ini diperkuat dengan laporan ke KPK yang dilayangkan oleh Ubedilah Badrun.

Kasus ini, menurut Faisal Basri, merupakan contoh nyata bagaimana oligarki menguasai sektor CPO untuk kepentingan pribadi. Ia juga menyebutnya sebagai bentuk KKN yang melanggar TAP MPR Nomor 11 Tahun 1998 dan UU Nomor 28 Tahun 1999.

Faisal Basri juga mengingatkan publik tentang bahaya "cawe-cawe" yang dilakukan Jokowi dalam urusan ekonomi. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan pidana berat dan termasuk pengkhianatan terhadap negara.

Faisal Basri melihat potensi kecurangan dalam Pemilu 2024, di mana rezim Jokowi akan berusaha memenangkan satu putaran. Ia menyerukan rakyat untuk bersatu melawan oligarki dan bersiap menghadapi "perang kelas".

Faisal Basri mengingatkan bahwa rakyat sudah tidak bisa dibendung lagi dan kemarahan mereka akan memuncak jika kesenjangan sosial terus dibiarkan. Ia menghimbau Jokowi untuk berpikir sebagai negarawan dan tidak menantang rakyat. 

Kekayaan Gibran dan Kaesang, dugaan keterlibatan Wilmar, dan potensi kecurangan dalam Pemilu 2024 menjadi isu krusial yang harus dikaji dan diawasi oleh publik. Rakyat harus bersatu dan bersiap untuk melawan oligarki dan mewujudkan demokrasi yang adil dan sejahtera.

Editor: Putri Wulan Dari Han

 

Sumber: https://www.timesumut.com/nasional/105211817827/terbongkar-bisnis-putra-jokowi-dan-keterlibatan-wilmar-international

 

 

Baca 33 kali Terakhir diubah pada Senin, 12 Februari 2024 10:16
Bagikan: