Polisi Periksa Ormas yang Copot Stiker Gereja di Bantuan Cianjur

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan. Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan. (Foto: Ikbal Selamet/ detikJabar)
Minggu, 27 November 2022 14:59
(0 pemilihan)

detikNews Cianjur - Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menegaskan jika masyarakat Cianjur memegang tinggi toleransi, bantuan dari setiap kelompok pun diterima dengan terbuka untuk korban bencana gempa bumi yang mengakibatkan ratusan warga tewas dan puluhan ribu orang mengungsi.

Menurut Doni, aksi pencopotan stiker gereja dilakukan oleh salah satu oknum organisasi masyarakat (Ormas) yang diketahui ternyata Ormas Garis.

"Jadi saya perlu tegaskan dan luruskan jika masyarakat Cianjur, terutama pengungsi tidak intoleran, mereka sangat toleran, menerima bantuan dari manapun tanpa melihat latar belakang kelompok. Tapi untuk Ormasnya itu jelas intoleran," kata dia, Minggu (27/11/2022).

Doni mengatakan jika pimpinan Ormas Garis sudah dipanggil dan menjalani pemeriksaan di Mapolres Cianjur. Tindakan hukum pun akan diberikan jika aksi tersebut kembali terulang. "Sudah diperiksa tadi malam, sudah berjanji tidak akan mengulangi. Kalau terjadi lagi, kita akan proses hukum," tegasnya.

Menurutnya para pengungsi kini juga resah dengan adanya aksi tersebut, sebab mereka masih membutuhkan bantuan untuk bertahan di pengungsian. "Tenda masih digunakan untuk mengungsi, jadi pada dasarnya semua menerima. Itu hanya ulah oknum. Bahkan kini pengungsi jadi resah karena aksi tersebut," ucap dia.

Doni pun berharap umat nasrani tidak terprovokasi dengan adanya aksi intoleran dari salah satu Ormas tersebut. "Kami berharap semua pihak tetap memberikan bantuannya. Karena kejadian tersebut merupakan aksi dari oknum Ormas. Secara keseluruhan warga Cianjur sangat toleran, menerima bantuan dari manapun tanpa melihat suku, agama, ras, antar golongan," pungkasnya.

Sebelumnya, Viral aksi sekelompok orang mencabut label pada tenda bantuan yang diberikan tim berbagi dari rumah ibadah untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam video yang beredar di media sosial, awalnya terlihat seseorang memvideokan deretan tenda yang berlabel aksi kasih dari rumah ibadah dengan narasi yang cukup provokatif.

Setelah itu, tampak sekelompok orang mencabuti label di tenda pengungsian tersebut.

(tey/tey)

Sumber: https://www.detik.com/jabar/berita/d-6428936/polisi-periksa-ormas-yang-copot-stiker-gereja-di-bantuan-cianjur

 

Baca 65 kali
Bagikan: