Pertamina Resmi Kelola Asrama Haji Pondok Gede sebagai RS Rujukan Covid-19

Rabu, 21 Juli 2021 08:40
(0 pemilihan)

bensinkita.com Asrama Haji Pondok Gede diresmikan menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 dengan nama Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) Ekstensi Arafah.

Rumah sakit rujukan Covid-19 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta ini akan dioperasikan oleh PT Pertamina Bina Medika IHC guna membantu penanganan pasien Covid-19.

Acara peresmian dilakukan tiga menteri, yakni Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (19/7/2021).

Dengan peresmian ini, maka RSPJ Ekstensi Arafah siap melayani pasien covid-19. Sejumlah petinggi Pertamina juga ikut hadir menyaksikan peresmian ini, antara lain Komisaris Utama PBM IHC Farid Haryanto, Direktur Utama Pertamina Nieke Widyawati, Direktur Pertamedika IHC Fathema Djan Rahmat.

RSPJ Ekstensi Arafah menempati gedung Arafah yang berada di komplek Asrama Haji Embarkasi Jakarta Pondok Gede.

Dalam gedung empat lantai tersebut, pemerintah menyediakan 150 bed rawat isolasi Covid-19. Terbagi menjadi ruang instalasi gawat darurat (IGD) sebanyak 30 bed dan ruang rawat sebanyak 120 bed.

Ruang IGD yang berada di lantai dasar, terdiri dari 24 bed ICU dan 6 bed non-ICU. Sementara, ruang rawat yang berada di lantai 2, 3, dan 4 gedung Arafah ini memiliki 15 bed HCU dan 105 bed ICU.

RSPJ ekstensi juga dilengkapi dengan 74 unit mesin ventilato, 50 unit High Flow Nasal Canul (HFNC) dan 124 alat bantu pernapasan.

Fasilitas medis seperti oksigen sentral, negative pressure dengan hepafilter, Radiologi CT Scan, X Ray serta laboratorium klinik pun tersedia dalam rumah sakit ini.

Menag Yaqut menuturkan, keberadaan RSPJ Ekstensi Arafah ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak untuk saling bahu membahu menangani pandemi covid-19. Ia menyampaikan, kebersamaan ini harus menjadi kekuatan agar bangsa Indonesia dapat melewati pandemi covid-19 dengan baik.

Menag juga mengatakan bahwa Covid 19 adalah ujian sekaligus cara Tuhan untuk menjadikan bangsa Indonesia agar lebih besar dan kuat.

“Tidak ada sebuah bangsa yang tumbuh tanpa melewati berbagai ujian. Tugas kita adalah bagaimana mengkonversi ujian dan tantangan itu menjadi sebuah peluang yang akan menerbangkan sayap garuda terbang semakin tinggi,” tutur Menag.

“Kita pernah diuji dengan berbagai cobaan dan permasalahan kebangsaan, Penjajahan, bencana alam besar seperti Tsunami Aceh dan lainnya pernah kita rasakan bersama, namun semua itu berhasil kita llaui dengan baik,” imbuhnya.

Senada dengan Menag, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan kerjasama luar biasa yang dijalin dalam mewujudkan Rumah Sakit ini tidak akan sia-sia.

“Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang tidak henti-hentinya bekerja, berpikir dan berjuang untuk menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita,” tutur Erick

Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Kementerian Agama dan Kementerian BUMN yang telah ikut serta dalam penanganan pandemi Covid 19 di Indonesia.

Dalam kesempatan ini Direktur Pertamedika IHC Fathema Djan Rahmat mengatakan, setelah diresmikan RSPJ Ekstensi Arafah sudah mulai menerima pasien. Usai diresmikan, sudah ada 20 pasien yang mendaftar untuk dirawat di rumah sakit ini. 

“Kami langsung melakukan gerak cepat, mengingat banyaknya masyarakat yang membutuhkan bantuan medis dalam penanganan covid 19, sehingga malam ini kami langsung menerima pasien,” pungkas Fathema.

Baca 12 kali
Bagikan: