Lantik Eselon II, Ketua DPRD Heran: Kok Anies Bangun Dinasti Diakhir Masa Jabatan

Ketum DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi Ketum DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi (Instagram)
Sabtu, 03 September 2022 17:49
(0 pemilihan)

JAKARTA, NETRALNEWS.COMKetua DPRD DKI Jakarta buka suara mengenai pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II yang baru-baru ini dilaksanakan Gubernur Anies. Dia mengaku heran dengan kebijakan Anies mengingat masa jabatannya akan berakhir tak lama lagi.

"Makanya, ada apa? kan masa jabatannya sebentar lagi akan habis. Kok malah bangun dinasti," ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (2/9/2022). Selasa (30/8/2022) kemarin sekitar pukul 07.30 WIB pagi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi mengambil sumpah dan janji tiga pejabat eselon II.

Masing-masing Mawardi menjabat sebagai Asisten Deputi Kebudayaan, Atika Nurahmania sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Nasrudin Djoko sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaa Keuangan Daerah (BPKD).

Pras sapaan karib Ketua DPRD DKI Jakarta juga menyoroti pergantian sejumlah jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis belum lama ini. Seperti Perumda Pasar Jaya, PT MRT Jakarta Perseroda dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

"Padahal BUMD-BUMD itu sedang lari kencang-kencangnya, kayak MRT, ini kan lagi ngebut menyelesaikan pembangunan fase II. MRT itu program nasional bukan provinsi lho," ungkapnya.

Menurut Pras, diakhir masa jabatan Anies semestinya bekerja keras menuntaskan RPJMD. Bukan malah sibuk menempatkan orang-orangnya di SKPD dan BUMD. “Etikanya, saat mau akhir masa jabatan memudahkan kerja penerusnya. Bukan membebani dengan menempatkan orang-orangnya,” tegasnya.

Seperti diketahui, Anies dan Ariza akan menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2022.

Berdasarkan ketentuan Pasal 79 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengamanatkan bahwa pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan oleh pimpinan DPRD kepada Presiden melalui Menteri.

Sesuai dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), usul pemberhentian Gubernur dan/atau Wakil Gubernur disampaikan ke Kemendagri paling lambat 30 hari sebelum masa jabatannya berakhir.

 

Sumber: https://www.netralnews.com/lantik-eselon-ii-ketua-dprd-heran-kok-anies-bangun-dinasti-diakhir-masa-jabatan/d2VZdHZjTmRBaExaQTR3N1ZHSnJaQT09

Baca 170 kali
Bagikan: