Gus Nadir Sarankan Gus Najih Minta Maaf Soal Hoaks Vaksinasi Covid-19

KH Muhammad Najih Maimoen. KH Muhammad Najih Maimoen.
Minggu, 25 Juli 2021 15:07
(0 pemilihan)

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia-Selandia Baru, KH Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir menyebut bahwa KH Muhammad Najih Maimoen adalah sosok yang sangat alim dalam konteks ilmu agama.

Tidak hanya sekedar memiliki kealiman, Gus Nadir menyebut bahwa Gus Najih, panggilan akrab KH Muhammad Najih Maimoen, juga memiliki nilai kemuliaan tersendiri. Karena dari sisi nasab (silsilah keturunan -red), Gus Najih adalah sosok putra KH Maimoen Zubari atau Mbah Maimoen.

“Gus Najih Maimoen itu kiai yang alim, sosok mulia, putra dari sosok yang juga mulia,” kata Gus Nadir, Sabtu (24/7/2021).

Hanya saja ia tak sependapat dengan keyakinan dan narasi yang diutarakan oleh Gus Najih tentang vaksinasi, di mana video statemen Gus Najih beredar luas di media sosial.

Bagi Gus Nadir, persoalan vaksinasi ini seharusnya tidak menjadi domain Gus Najih untuk menyampaikan penilaiannya secara sepihak.

Jika memang Gus Najih memiliki kesalahan, langkah yang paling tepat adalah meminta maaf sehingga tidak menjadi polemik yang tidak perlu di kalangan masyarakat.

Terlebih lagi, persoalan vaksinasi Covid-19 sudah ada kajian dan jurnal ilmiahnya untuk menanggulangi pandemi yang saat ini tengah melanda hampir semua negara di dunia.

“Tapi masalah vaksin ini bukan “al-umur ad-diniyah”. Ini di luar keahliannya. Lebih baik minta maaf dan menarik kembali ucapannya,” tuturnya.

Toh kata Gus Nadir, permintaan maaf yang diutarakan Gus Najih nantinya tidak akan mengurangi nilai kealiman dan kemuliaannya sebagai tokoh agama Islam yang baik. “Orang alim yang meminta maaf akan bertambah mulia,” pungkasnya.

Hal senada juga diutarakan oleh akademisi muslim Indonesia, Ayang Utriza Yakin. Ia meyakini bahwa ketinggian ilmu yang dimiliki Gus Najih bisa membuat ulama kharismatik keturunan ulama mulia itu bisa menyudahi polemik yang ada.

“Saya yakin Gus Najih Maimoen itu berjiwa besar sesuai dengan keluasan ilmu agamanya akan meminta maaf atas kesalahan ucapannya tentang vaksin, yang memang bukan keahlian beliau baik ilmu kedokteran maupun ilmu geopolitik internasional,” ujarnya.

Baca 64 kali
Bagikan: