Gara-gara Israel, Negara Pusat Kelaparan Ini Kini Jadi Sumber Pangan Dunia

Rabu, 30 November 2022 11:42
(0 pemilihan)

Sleman, Gatra.comNegara yang dahulu dikenal sebagai pusat kelaparan, Ethiopia, kini disebut lebih siap dalam menghadapi ancaman krisis pangan. Indonesia harus bersiap menghadapi ancaman tersebut kendati sumber daya pangan melimpah.  

“Jumlah penduduk dunia akan menembus sepuluh miliar. Akan terjadi kelaparan luar biasa manakala produksi pangan tidak naik sebesar 70 persen dari sekarang. Ini bukan hal yang mudah karena dampak perubahan iklim juga sangat berpengaruh,” ucap Dekan Fakultas Pertanian UGM, Jaka Widada, Selasa (29/11), dalam rilis.

Ia menyebut, bencana kelaparan yang diprediksi organisasi pangan dunia FAO akan terjadi pada 2050 dan menjadi ancaman nyata bagi dunia, termasuk Indonesia. Kondisi ini salah satunya dipicu oleh pertambahan jumlah penduduk dunia yang akan mencapai angka sepuluh miliar di tahun tersebut.

Menurutnya, ada tiga negara yang telah siap menghadapi ancaman krisis pangan, yaitu Cina, Israel, dan Belanda. Cina sudah bisa membuat benih padi yang produksinya dua kali lipat lebih banyak. Adapun Belanda dan Israel telah menerapkan teknologi yang mumpuni untuk meningkatkan produksi komoditas pertanian.

“Ethiopia dulu adalah negara dengan banyak kelaparan, sekarang setelah Israel masuk ke situ menjadi sumber pangan nomor tujuh di dunia karena teknologi dari Israel,” paparnya.

Ancaman perubahan iklim dan krisis pangan, menurut dia, memang belum terlalu terlihat di Indonesia, karena ketersediaan sumber daya alam masih cukup melimpah dan kondisi geografis Indonesia yang memungkinkan produksi pertanian tetap berjalan sepanjang tahun.

Akibatnya, pemborosan atau penggunaan sumber daya secara kurang efisien masih terjadi dalam banyak aspek, termasuk di sektor pertanian. “Di Indonesia pemborosannya luar biasa karena merasa air tidak harus dibeli, tapi ke depan ancamannya akan luar biasa,” kata Jaka.

 

 

Baca 24 kali
Bagikan: