30 Pekerja Migran Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia Saat Rayakan Idul Adha

Rabu, 21 Juli 2021 08:47
(0 pemilihan)

inharmonia.co - Sebuah cuitan di twitter memberitakan kejadian penangkapan sejumlah PMI (Pekerja Migran Indonesia) oleh Polisi Diraja Malaysia karena melanggar peraturan lockdown.

 

 

Harian Metro Malaysia memberitakan ada 31 orang warga negara asing dan seorang wanita penduduk setempat mengadakan acara makan-makan merayakan Idul Adha di sebuah rumah di Taman Selayang Utama, Batu Caves pada 20 Juli 2021.

Polisi Daerah Gombak yang menerima laporan masyarakat mengatakan ada sejumlah pihak mengadakan jamuan itu pada 10 pagi. Polisi kemudian bertindak menangkap mereka untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Hasil pemeriksaan yang dijalankan mendapati sebanyak 31 orang di dalam rumah mengadakan jamuan makan dalam rangka Idul Adha", kata Zainal Mohamed Mohamed, kepala Polisi Daerah Gombak.

"Mereka terdiri 29 laki-laki dan seorang wanita warga negara asing serta wanita penduduk setempat, semua berusia antara 20 tahun hingga 40 tahun," katanya dalam pernyataan malam ini.

Zainal berkata, dari 30 warga asing ini sebanyak empat orang mempunyai dokumen perjalanan yang sah dan enam memiliki Pas Lawatan Kerja Sementara (PLKS) yang kadaluarsa. "Sebanyak 20 orang lagi tidak memiliki dokumen perjalanan apapun yang sah", katanya.

"Mereka didapati melakukan kesalahan tidak mematuhi SOP dengan berkumpul dan tidak menjalankan penjagaan jarak sosial, memiliki PLKS yang kadaluarsa, dan tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah," katanya.

"Kesemua warga asing yang ditangkap itu akan dibawa ke Mahkamah Majistret Selayang besok untuk permohonan tahanan reman," katanya.

Katanya pula, wanita penduduk setempat yang turut berada di rumah itu dikenakan denda sebanyak RM4,000 mengikut Peraturan 16, Peraturan-Peraturan Pencegahan dan Pengawalan Penyakit Berjangkit, (PPN) 2021.

Sumber: Harian Metro

Baca 7 kali Terakhir diubah pada Rabu, 21 Juli 2021 11:58
Bagikan: